Basarnas Belum Temukan Pesawat Trigana

JAKARTA – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) sudah menyusuri kawasan Jayapura dan Oksibil menyusul hilang kontaknya Pesawat Trigana Air Service.

Kepala Basarna Hendry Bambang Soelistyo mengaku, pesawat yang hilang kontak sekira pukul 14.55 WIT sudah dicari oleh Basarnas dengan tim gabungan yang terdiri dari SAR Jayapura dan SAR Trigana di sekitaran Distrik Obibak. Pasalnya pesawat hilang kontak diperkirakan di daerah itu.

“Kita sudah susuri kawasan Pegunungan Bintang. Tapi sekali lagi belum membuahkan hasil, jadi kita akan mulai lagi besok susuri pencarian lagi,” ujar Soelistyo kepada Okezone di Jakarta, Minggu (16/8/2015).

Soelistyo menambahkan, dirinya malam ini akan langsung terbang ke Jayapura untuk ikut serta dalam pencarian pesawat yang berpenumpang 49 ini. “Saya akan langsung ke Papua malam ini, dan kita akan lalukan pencarian sepagi mungkin. Dan pencarian akan dihentikan sampai korban dan pesawat ditemukan,” katanya.

 

sar

 

Basarnas dalam hal ini akan membuka pusat informasi atau crisis center di Jayapura, Papua, dan tidak akan membuka informasi di Basarnas pusat, Jakarta. Hal ini dikarenakan penumpang tersebut rata-rata penduduk lokal, bukan seperti tragedi jatuhnya Pesawat AirAsia QZ 8501, yang ada penduduk asing.

“Ini kan penumpang lokal ya, jadi kita buka informasi di Jayapura saja,” ungkapnya.

Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui dugaan sementara pesawat tersebut hilang kontak karena pengaruh cuaca. Karena perlu meminta keterangan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Belum ada infomasi apakah itu karena cuaca buruk, tapi kita akan terus kembangkan,” pungkasnya.

Pesawat Trigana Air Service hilang kontak pukul 14.55 WIT, setelah lepas landas dari Bandara Sentani Jayapura pukul 14.22 WIT. Pesawat harusnya mendarat di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang pada pukul 15.15 WIT.

Pesawat yang membawa 49 penumpang dengan pilot kapten Hasanudin, kopilot Aryadin, mekanik Mario serta pramugari Ika dan Dita, diperkirakan hilang saat berada di Distrik Obibak. Ke-49 penumpang yang dibawa Trigana Air IL 267 itu terdiri dari 44 dewasa, 2 bayi serta 3 anak-anak.

arsipusi

Putra Sigotom

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *